Perawatan Kutikula: Panduan Dokter Kulit untuk Kuku Sehat

0
9

Menjaga kesehatan kutikula sangatlah penting – tidak hanya untuk estetika, tetapi juga untuk mencegah infeksi dan memastikan pertumbuhan kuku yang baik. Dermatologis dan ahli kuku sepakat: pertanyaannya bukan apakah harus merawatnya, tapi bagaimana. Mengabaikan kutikula dapat menyebabkan masalah seperti kemerahan, bengkak, dan bahkan infeksi jamur, jadi memahami tujuan kutikula dan perawatan yang tepat adalah kuncinya.

Peran Kutikula: Lebih dari Sekadar Penampilan

Kutikula bertindak sebagai penutup alami, mencegah air, kelembapan, dan bakteri memasuki unit kuku. Anggap saja sebagai “nat” di antara ubin – penting untuk perlindungan. Sementara jaringan hidup di sekitar kuku tumbuh, kutikula itu sendiri terdiri dari sel-sel mati, sehingga perawatan yang lembut sangatlah penting.

Memotong atau Tidak Memotong? Jawaban Pasti

Para ahli sangat menyarankan menentang pengangkatan kutikula sepenuhnya. Kerusakan atau pemotongan yang parah akan merusak lapisan pelindung ini, sehingga meningkatkan risiko infeksi seperti paronikia (kemerahan, bengkak, dan nyeri tekan). Mendorong kutikula ke belakang dengan lembut dapat diterima untuk tampilan manikur yang bersih, tetapi hindari pemangkasan yang agresif. Kerusakan kronis dapat menyebabkan perubahan warna kuku dan pertumbuhan tidak teratur.

Rutinitas Perawatan Kutikula Harian: Tiga Langkah Sederhana

Perawatan kutikula yang efektif harus dilakukan secara rutin seperti melembabkan wajah Anda. Ikuti langkah-langkah ini setiap hari:

  1. Pelembutan: Melembabkan kutikula setelah mandi atau merendam ujung jari dalam air hangat sebentar. Kutikula kering lebih mudah patah, jadi pelunakannya sangat penting.
  2. Mendorong Kembali: Gunakan batang jeruk atau waslap untuk mendorong kutikula kembali ke pangkal kuku dengan lembut. Perawatan harian yang konsisten mencegah pertumbuhan berlebih.
  3. Melembabkan: Oleskan minyak kutikula (jojoba adalah pilihan yang baik) atau bahkan Vaseline/Aquaphor beberapa kali sehari. Pijat untuk sirkulasi yang lebih baik.

Mengatasi Kutikula Rusak: Menggigit dan Mengeksfoliasi

Untuk kutikula yang compang-camping atau terkelupas, potong kulit yang kendur dengan hati-hati menggunakan penjepit yang bersih. Eksfoliasi dengan krim asam laktat atau urea juga dapat membantu menghilangkan kelebihan kulit tanpa menghilangkannya sepenuhnya. Lulur garam berbahan dasar minyak seminggu sekali dapat mengelupas lebih lanjut dan mencegah kuku gantung.

Manikur dan Kesehatan Kutikula: Apa yang Harus Ditanyakan

Saat melakukan manikur, minta teknisi Anda mendorong kembali kutikula alih-alih memotongnya. Hindari penghilang kutikula cair, yang dapat merusak. Jika pemangkasan diperlukan, pastikan pemangkasan dilakukan hanya pada kulit yang kendur dan menggantung setelah mendorong kutikula ke belakang terlebih dahulu.

Pada akhirnya, kesehatan kutikula lebih bergantung pada perawatan di rumah yang konsisten daripada manikur. Mencabut atau mengunyah kutikula jauh lebih merusak dibandingkan perawatan profesional.

Intinya: Memprioritaskan perawatan kutikula – melalui hidrasi lembut, mendorong ke belakang, dan menghindari pencabutan kutikula secara kasar – menghasilkan peningkatan nyata pada kesehatan dan penampilan kuku dalam beberapa minggu. Ini adalah upaya minimal untuk hasil maksimal.