Pasangan New York, Simon dan Laura Bindloss, merevitalisasi dapur era 1960-an di rumah mereka di Bellport, mengubahnya menjadi ruang modern dan menarik yang dirancang untuk daya tarik sewa. Renovasi senilai $55.000, yang diselesaikan selama 16–18 minggu, berfokus pada pilihan desain berdampak tinggi yang meningkatkan nilai dan estetika properti.
Tantangannya: Dapur Kedaluwarsa, Permintaan Sewa Tinggi
Keluarga Bindloss membeli properti dengan tiga kamar tidur dengan tujuan untuk membalik dan menyewakannya. Menyadari dapur sebagai nilai jual utama bagi calon penyewa, mereka berkomitmen untuk merombak total. Dapur aslinya, yang masih dilengkapi dengan peralatan tahun 1960-an dan lantai linoleum, tampak kuno dan memerlukan perombakan total. Dapur yang fungsional dan bergaya tidak dapat dinegosiasikan untuk memaksimalkan pendapatan sewa.
Inspirasi Desain dan Kabinet Custom
Laura Bindloss, pendiri agensi desain interior Nylon Consulting dan saluran YouTube Designer Home Tours, mendapatkan inspirasi dari karya desainer Steven Gambrel. Gambrel dikenal karena memadukan pelestarian sejarah dengan desain mewah dan personal, khususnya di lingkungan pesisir. Pendekatan ini memandu keluarga Bindloss menuju estetika kohesif yang menarik bagi penyewa.
Untuk mewujudkan visinya, pasangan ini berkolaborasi dengan Isla Porter untuk membuat lemari khusus. Hal ini memungkinkan fleksibilitas dan keunikan desain melebihi pilihan ritel standar. Prosesnya termasuk pemilihan bagian depan pintu, warna, dan sisipan organisasi untuk memastikan keindahan dan fungsionalitas. Lemari, dengan finishing warna abu-abu biru tua Isla Porter “The Mood”, menjadi elemen desain utama.
Elemen Desain Utama dan Biaya
Renovasi ini mencakup beberapa penyelesaian akhir kelas atas yang berkontribusi pada nuansa premium dapur:
- Meja Marmer Tebal: Bersumber dari Artistic Tile, lempengan ini menampilkan marmer merah mencolok, menciptakan kontras visual terhadap lemari biru.
- Perangkat Keras Corston: Perangkat keras berkualitas tinggi menambah sentuhan kemewahan.
- Peralatan Terintegrasi: Kulkas dengan cerdik disamarkan sebagai kabinet, berpadu sempurna dengan desain keseluruhan.
- Rak Terbuka: Ini menyediakan ruang penyimpanan dan tampilan untuk barang pecah belah.
- Tempat Duduk Bar: Menciptakan ruang yang nyaman untuk bersantap santai.
Kabinet membutuhkan waktu sekitar 13 minggu untuk tiba setelah finalisasi desain, dan keseluruhan renovasi memakan waktu 16–18 minggu. Total biaya, termasuk bahan dan tenaga kerja, mencapai sekitar $55.000.
Penggunaan Warna Strategis dan Sentuhan Akhir
Keluarga Bindloss sengaja memanfaatkan warna untuk membuat dapur menonjol. Lemari berwarna biru disandingkan dengan meja marmer merah, menciptakan efek visual yang dinamis. Kabinet berdiri kecil menampilkan interior berwarna merah cerah, semakin memperkuat skema warna dengan cara yang tidak terduga. Pendekatan berani ini memastikan dapur terasa disengaja dan berkesan.
Transformasi ini menggarisbawahi pentingnya renovasi dapur berkualitas tinggi di pasar persewaan yang kompetitif. Dengan berinvestasi pada penyelesaian akhir yang mewah dan desain yang cermat, tuan tanah dapat meningkatkan nilai properti secara signifikan dan menarik penyewa yang cerdas.
Dapur yang telah direnovasi kini berfungsi sebagai model untuk memaksimalkan daya tarik sewa melalui pilihan desain yang strategis. Keberhasilan keluarga Bindloss menunjukkan bahwa perombakan dapur yang dilaksanakan dengan baik dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dan peningkatan kepuasan penyewa.


































