Hubungan yang dulunya harmonis antara Victoria dan David Beckham serta istri putra mereka Brooklyn, Nicola Peltz, kini berubah menjadi konflik terbuka. Apa yang awalnya merupakan rasa saling sayang telah berkembang menjadi tuduhan sabotase, kecemburuan, dan perbedaan yang tidak dapat didamaikan. Perseteruan tersebut, yang meningkat secara publik pada awal tahun 2023, menyoroti kompleksitas dalam memadukan keluarga-keluarga terkenal dan ketegangan ambisi yang saling bertentangan.
Harmoni Awal dan Ketegangan yang Meningkat
Ketika Brooklyn Beckham mulai berkencan dengan Nicola Peltz pada tahun 2019, Victoria Beckham secara terbuka memuji calon menantunya, menyebutnya “luar biasa” dan mengungkapkan kegembiraannya atas hubungan mereka. Namun, kehangatan awal ini hanya berumur pendek. Setelah pernikahan mereka pada bulan April 2022, muncul laporan tentang perselisihan yang berasal dari ketidaksepakatan mengenai desain gaun pengantin dan tarian canggung ibu-anak yang diduga mempermalukan Brooklyn.
Tuduhan Meledak di Brooklyn
Pada Januari 2023, Brooklyn Beckham melalui Instagram menyampaikan keluhannya terhadap orang tuanya, mengklaim bahwa mereka sengaja merusak hubungannya dengan Nicola sejak sebelum pernikahan. Dia menuduh Victoria membatalkan perjanjiannya untuk mendesain gaun Nicola pada menit-menit terakhir dan mengkritik tarian yang tidak pantas di antara mereka selama resepsi. Tuduhan ini memicu spekulasi luas dan pengawasan publik.
Narasi yang Bertentangan
Sumber yang dekat dengan kedua keluarga memberikan keterangan yang sangat kontras. Kubu Peltz menuduh Victoria bertindak karena cemburu, sementara orang dalam Beckham menyatakan Nicola termotivasi oleh ketenaran dan pengakuan. Alana Hadid, saudara perempuan mantan pacar Nicola, juga menyuarakan sentimen yang sama, menuduh Nicola secara aktif mencari ketenaran. Perpecahan ini menunjukkan adanya dinamika kekuasaan yang lebih dalam, di mana ambisi individu berbenturan dengan ekspektasi keluarga.
Sengketa Gaun Pengantin
Perdebatan yang paling penting adalah dugaan penolakan Victoria untuk merancang gaun pengantin Nicola meskipun ada komitmen sebelumnya. Namun, sumber lain menyebutkan Nicola selalu berencana mengenakan banyak gaun, termasuk gaun Valentino. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah isu tersebut benar-benar terjadi atau hanya sekedar dalih untuk meningkatkan ketegangan.
Titik Tidak Dapat Kembali
Situasi telah mencapai jalan buntu, dan kedua belah pihak terus berupaya. Orang dalam menyatakan bahwa David dan Victoria bersedia memperbaiki hubungan hanya jika Nicola disingkirkan – sebuah ultimatum yang tidak diterima oleh Brooklyn. Brooklyn telah secara terbuka menyatakan bahwa dia tidak tertarik pada rekonsiliasi, menegaskan bahwa dia tidak akan dikendalikan dan akhirnya membela dirinya sendiri.
“Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya,” kata Brooklyn dalam Instagram Story. “Saya tidak sedang dikendalikan, saya membela diri saya sendiri untuk pertama kalinya dalam hidup saya.”
Perseteruan ini menggarisbawahi rapuhnya ikatan keluarga yang paling glamor sekalipun ketika ambisi pribadi dan konflik yang belum terselesaikan menjadi pusat perhatian. Keluarga Beckham dan Peltz kini terjebak dalam perselisihan publik tanpa jalan penyelesaian yang jelas.
