Rahasia Restoran Steak LongHorn: Memasak Steak Berkualitas Restoran di Rumah

0
15

LongHorn Steakhouse telah menguasai konsistensi dalam steaknya sejak tahun 1981, dengan lebih dari 600 lokasi membuktikan bahwa mereka telah memecahkan kodenya. Kesuksesan mereka bukanlah keajaiban: melainkan teknik yang tepat. Menurut Corporate Executive Chef LongHorn Michael Senich, kunci untuk mereplikasi hasil mereka di rumah terletak pada kontrol suhu dan diakhiri dengan sentuhan yang mengejutkan.

Ilmu Laut

LongHorn membedakan metode memasak berdasarkan potongan. Ribeyes, filet, dan sirloin mendapatkan perlakuan flat-top untuk membuat warna kecoklatan merata, sementara potongan NY dan potongan tulang (T-bone, kedai bir) mendapat manfaat dari tanda khas panggangan arang. Restoran ini menggunakan enam campuran bumbu eksklusif, tetapi rahasia sebenarnya bukan hanya apa yang pada steaknya, tetapi juga cara memasaknya.

Tidak seperti banyak restoran steak yang diakhiri dengan mentega, LongHorn menggunakan saus lemon bebas susu. Chef Senich menjelaskan hal ini menyeimbangkan kekayaan steak dengan keasaman.

Menguasai Dapur Rumah

Alat paling penting untuk mereplikasi konsistensi LongHorn adalah termometer permukaan (juga dikenal sebagai termometer inframerah). Restoran mempertahankan suhu pemanggang yang tepat — 425°F untuk pemanggang datar, 550°F untuk pemanggang arang — dan presisi ini dapat dicapai di rumah.

Berikut cara mengeksekusinya:

  1. Gunakan besi cor: Besi ini mampu menahan panas dengan sangat baik, ideal untuk memasak di dalam ruangan. Panaskan terlebih dahulu dengan api besar hingga mencapai setidaknya 425°F. Tambahkan minyak secukupnya untuk melapisi bagian bawah.
  2. Sering membalik: Bakar setiap sisinya selama 2–3 menit, balik berulang kali untuk memastikan matangnya merata.
  3. Selesai dalam oven: Untuk potongan yang lebih tebal, pindahkan loyang ke dalam oven bersuhu 350°F yang telah dipanaskan sebelumnya untuk menyelesaikan proses memasak tanpa membakar bagian luarnya. Gunakan termometer baca instan untuk memverifikasi kematangan.
  4. Istirahat sebelum mengiris: Biarkan steak beristirahat selama satu atau dua menit setelah dimasak. Hal ini memungkinkan jus untuk didistribusikan kembali, menghasilkan gigitan yang lebih empuk.
  5. Hasil akhir lemon: Ciptakan kembali rasa khas LongHorn dengan diakhiri dengan perasan lemon segar atau saus mentega lemon sederhana.

Mengapa Ini Penting

Metode LongHorn bukan hanya soal rasa; ini tentang replikasi. Kebanyakan juru masak rumahan kesulitan mendapatkan hasil yang tidak konsisten karena mereka tidak memantau suhu permukaan. Pendekatan restoran ini menunjukkan bahwa steak berkualitas bukan soal bahan-bahan mahal, namun pelaksanaannya yang disiplin.

Dengan berfokus pada pengendalian panas, Anda dapat mencapai tingkat konsistensi yang sama seperti yang telah disempurnakan LongHorn selama beberapa dekade. Pendekatan ini meningkatkan kualitas masakan rumahan yang melampaui dugaan, memastikan steak yang lezat setiap saat.