Media sosial memiliki sejarah panjang dalam mengubah kebutuhan pokok di dapur menjadi tren makanan global. Meskipun beberapa resep viral lebih bersifat baru daripada substansi, sensasi terbaru TikTok—Pringles Chocolate Block —mendapatkan daya tarik karena keseimbangan rasa asin dan manisnya yang sangat efektif.
Apa itu Pringles Cokelat Blok?
Tren ini melibatkan proses yang sederhana namun memanjakan: menggabungkan sekaleng standar Pringles Asli dengan sebatang cokelat susu. Tujuannya adalah untuk membuat “balok” keripik berlapis coklat yang padat dan dingin yang dapat diiris atau digigit seperti manisan.
Ada dua metode utama yang beredar di kalangan pembuat konten:
Metode Berlapis
Dibagikan oleh TikToker @juurain, pendekatan ini lebih teliti dan fokus pada presentasi:
1. Lelehkan coklat: Pecahkan sebatang coklat (seperti Cadbury Dairy Milk) menjadi beberapa bagian dan masukkan ke dalam microwave sedikit demi sedikit hingga halus.
2. Lapis keripik: Di atas talenan, letakkan keripik Pringles secara bergantian dengan sedikit coklat leleh.
3. Merakit kembali: Tempatkan tumpukan berlapis kembali ke dalam kaleng Pringles dan tuangkan sisa coklat leleh di atasnya.
4. Membekukan: Biarkan seluruh kaleng mengeras di dalam freezer sebelum mengupas kembali bungkusnya untuk memperlihatkan bagian tengahnya yang terstruktur dan renyah.
Metode “Pencampuran Cepat”.
Bagi mereka yang mencari efisiensi, pencipta @kayleighleon menawarkan alternatif yang efisien:
1. Leleh Massal: Tuang seluruh wadah Pringles ke dalam mangkuk dan masukkan coklat leleh (dia menyarankan menggunakan coklat hitam Ghirardelli).
2. Tuangkan dan Bekukan: Tuang seluruh adonan langsung ke dalam kaleng Pringles.
3. Iris dan Sajikan: Setelah beku, gunakan gunting untuk melepas kemasannya dan potong balok menjadi potongan-potongan kecil.
Mengapa Berhasil: Ilmu Rasa
Popularitas camilan ini bukan suatu kebetulan; ini memanfaatkan daya tarik kuliner klasik dari kontras rasa.
Rasa “Asli” dari Pringles sangat lembut dan asin, yang berfungsi sebagai bahan dasar netral. Hal ini memungkinkan rasa manis dari coklat menjadi pusat perhatian sementara rasa asin dari keripik kentang meningkatkan kekayaan coklat—sebuah fenomena yang sering terlihat pada kembang gula kelas atas seperti karamel asin.
“Anda mendapatkan rasa asin dari Pringles dan kemudian rasa manis dari coklat… ini kombinasi yang sempurna,” kata salah satu pencipta.
Variasi Komunitas
Seperti kebanyakan tren viral, komunitas mulai bereksperimen dengan “aturan” untuk membuat camilan lebih mudah diakses:
– Mencelupkan: Cukup celupkan masing-masing keripik ke dalam coklat leleh untuk camilan lebih cepat.
– Metode Baki: Sebarkan keripik di atas nampan, taburkan coklat di atasnya, dan dinginkan agar tidak repot menggunakan kaleng aslinya.
Meskipun persiapannya membutuhkan sedikit kesabaran—terutama pada tahap pembekuan—kombinasi tekstur dan kemudahan bahan membuat makanan ini wajib dicoba bagi para pecinta camilan.
Kesimpulan: Pringles Chocolate Block adalah contoh utama bagaimana media sosial dapat mengubah makanan ringan menjadi tren kuliner kreatif dengan memanfaatkan daya tarik profil rasa asin-manis yang sederhana dan terbukti.






























